Jumat, 29 Oktober 2010

ISDN _ Obat Jantung

Sasaran Terapi
 
Vasodilatasi pembuluh arteri koronaria epikardial.

Tujuan Terapi
Mengatasi nyeri ang
ina dengan menyeimbangkan suplai dan kebutuhan oksigen miokard

Strategi Terapi
 
Pada serangan akut angina diberikan kombinasi dua macam antiangina (dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan mengurangi efek samping) dan asetosal. Jika serangan angina tidak membaik pada pemberian kombinasi dua macam antiangina, maka dapat diberikan kombinasi tiga macam antiangina. Antiangina digunakan karena dapat menurunkan kebutuhan oksigen miokard dan meningkatkan suplai oksigen miokard sehingga keseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen tercapai. Asetosal digunakan karena dapat mencegah atau mengurangi agregasi trombosit, dengan demikian aliran darah tidak semakin terhambat (Isselbacher, 2000).

Obat Pilihan
Pada artikel ini, isosorbid dinitrat digunakan sebagai obat pilihan.
1. Nama generik : Isosorbid Dinitrat, tablet sublingual 5 mg, 10 mg

Nama dagang
  • Cedocard, tablet 5 mg, 10 mg, 20 mg
  • Cedocard Retard, tablet lmb 20 mg
  • Farsorbid, tablet sub 5 mg, 10 mg
  • Isoket, tablet 5 mg, 10 mg
  • Isoket Retard, tablet lmb 20 mg, 40 mg; cairan injeksi 1 mg/ml; aerosol 25 mg/ml; krim 100 mg/g
  • Isomack Retard, kapsul 20 mg
  • Isomack Spray, buccal spray 13,9 mg/ml
  • Td Spray Iso Mack, spray transdermal 96,7 mg/ml
  • Vascardin, tablet 5 mg, 10 mg
Indikasi : Profilaksis dan pengobatan angina; gagal jantung kiri 

. Kontra-indikasi
Hipersensitivitas terhadap nitrat, hipotensi dan hipovolemia, kardiopati obstruktif hipertrofik, stenosis aorta, tamponade jantung, perikarditis konstriktif, stenosis mitral, anemia berat, trauma kepala, perdarahan otak, glaukoma sudut sempit.

Bentuk sediaan
Tablet, tablet sublingual, tablet lepas lambat, kapsul, cairan injeksi, aerosol, krim, buccal spray, dan spray transderma

Dosis dan Aturan pakai
  • Sublingual : 5-10 mg
  • Oral : sehari dalam dosis terbagi, angina 30-120 mg
  • Infus Intravena : 2-10 mg/jam; dosis lebih tinggi sampai 20 mg/jam mungkin diperlukan
. Efek samping
Sakit kepala berdenyut, muka merah, pusing, hipotensi postural, takikardi (dapat terjadi bradikardi paradoksikal). Efek samping yang khas setelah injeksi meliputi hipotensi berat, mual dan muntah, diaforesis, kuatir, gelisah, kedutan otot, palpitasi, nyeri perut, sinkop, pemberian jangka panjang disertai dengan methemoglobinemia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar